BAB I
Keutamaan Ilmu dan Ulama
Duduk sesaat di majlis ilmu tanpa memegang pena dan tidak menulis satu hurufpun itu lebih utama dari pada memerdekakan hamba 1000 orang. Dan melihat wajah orang alim lebih utama dari bersedekah 100 kuda yang untuk berperang menegakkan agama Allah. Memberi salam kepada orang Alim itu lebih utama dari pada ibadah 1000 tahun.
Satu orang ahli fiqih yang waro’ itu lebih berat menurut syetan dari pada 1000 ahli Ibadah yang bersungguh-sungguh yang waro’.
Keutamaan orang Alim atas ahli Ibadah itu seperti keutamaannya bulan purnama atas bintang-bintang.
Orang yang melangkahkan kakinya untuk mencari ilmu itu diampuni dosanya sebelum ia melangkahkan kakinya.
Orang yang memulyakan Ulama menurut Allah adalah orang yang mulia dan dimulyakan.
Orang yang melihat wajah orang Alim satu pandangan kemudian ia merasa senang dari pandangan itu maka dari pandangan tersebut Allah menciptakan malaikat yang memintakan ampunan untuknya sampai hari qiyamat.
Orang yang memulyakan Orang Alim maka ia memulyakanku (kata Nabi Muhammad saw) barang siapa memulyakanku maka ia benar-benar memulyakan Allah, barang siapa memulyakan Allah maka tempatnya adalah surga.
Tidur Orang Alim itu lebih utama daripada ibadahnya orang bodo.
Barang siapa belajar satu bab ilmu terus ia amalkan atau tidak maka lebih utama daripada solat sunnah 1000 rokaat.
Orang yang mengunjungi orang Alim seolah-olah mengunjungi Nabi saw, orang yang bersalaman dengan orang Alim seolah-olah ia bersalaman denganKu (kata Nabi saw), Orang yang duduk-duduk bersama Orang Alim, seolah-olah duduk bersamaku di dunia, orang yang duduk bersamaku di dunia maka akan duduk bersamaku pada hari qiyamat.
BAB II
Keutamaan لآإله إلاالله
Orang yang membaca لآإله إلاالله محمد رسول الله setiap hari seratus kali maka pada hari qiyamat wajahnya seperti bulan purnama.
Sebaik-baik dzikir لآإله إلاالله sebaik-baik doa الحمدلله
Allah swt berfirman لآإله إلاالله adalah kalam-Ku, dan aku adalah لآإله إلاالله barang siapa membacanya maka ia masuk kedalam benteng-Ku, barang siapa masuk kedalam benteng-Ku maka aman dari siksa-Ku.
Membayar zakat badan adalah membaca لآإله إلاالله
Tidaklah seorang Hamba yang mmbaca لآإله إلاالله محمد رسول الله kecuali Allah berfirman hambaKu benar, saya adalah Allah yang tidak ada tuhan selain Aku, saya memberi kesaksian kepada kamu sekalian wahai malaikat-malaikat-Ku saya benar-benar telah mengampuni dosa-dosanya yang telah lewat dan akan datang.
Orang yang membaca لآ إله إلا الله dengan Kholisahon (selamat dari riya) dan Mukhlishon (menjauhi hal-hal yang dilarang) maka ia masuk surga.
Orang yang ucapan pertamanya لآإله إلاالله dan ucapan akhirnya لآإله إلاالله terus ia melakukan seribu kejelekan (dosa-dosa kecil) walau ia hidup seribu tahun maka ia tidak akan ditanya satu dosapun.
Orang yang membaca لآإله إلاالله tanpa ujub maka dengan sebab bacaan
لآإله إلاالله seekor burung terbang membawa لآإله إلاالله dibawah arasy terus membaca tasbih bersama para musabbihin (malaikat-malaikat yang membaca tasbih) sampai hari qiyamat dan pahalanya untuk orang yang membaca لآإله إلاالله.
Orang yang membaca لآإله إلاالله محمد رسول الله sekali diampuni dosanya walaupun dosanya sebanyak busa dilautan.
Jika seorang mukmin melewati quburan kemudian membaca
لآ إله إلا الله وحده لاشريك له له الـملك وله الحمد يـحيى ويـميت وهوحى لايموت بيده الخير وهو على كل شيء قدير
Maka Allah akan menyinari semua quburan itu dan Allah mengampuni pembacanya dan menulis untuknya 1000 kebaikan, mengangkat 1000 derajat, dan menghapus 1000 kejelekan.
BAB III
KEUTAMAAN BASMALAH
Tidaklah seorang hamba membaca basmalah kecuali syetan hancur sebagaimana hancurnya timah pada api.
Tidaklah seseorang membaca basmalah kecuali Allah memerintah malaikat kiromilkatibin ( pencatat amal manusia)untuk menulis dibuku amalnya empat ratus kebaikan.
Orang yang membaca basmalah sekali maka tidak tersisa dosa-dosanya sedikitpun.
Orang menulis basmalah kemudian membaguskannya karena mengagungkan Allah maka diampuni dosanya yang telah lewat dan akan datang.
Jika seseorang menulis basmalah maka panjangkanlah الرحمن sesungguhnya Allah menghiasi langit dengan bintang-bintang, menghiasi malaikat dengan malaikat jibril, menghiasi surga dengan bidadari dan gedung-gedung, menghiasi Para Nabi dengan Nabi Muhammad saw menghiasi hari dengan hari jum’at, menghiasi malam dengan malam laylatul qodar, menghiasi bulan dengan romadlon, menghiasi masjid dengan ka’bah, menghiasi kitab dengan al-quran, dan menghiasi quran dengan basmalah.
Orang yang membaca basmalah namanya ditulis pada golongan Abror (orang-orang baik) dan bebas dari kafir dan munafiq.
Orang yang membaca basmalah maka diampuni dosa-dosanya yang telah lewat.
Jika kamu berdiri dari majlis maka bacalah
بسم الله الرحمن الرحيم وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
Maka orang-orang di majlis jika akan meng-Ghibah kamu para malaikat mencegahnya.
BAB IV
KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT
Barang siapa membaca sholawat kepada Nabi saw satu kali maka Allah membaca sholawat untuknya 10 kali.
Barang siapa membaca sholawat kepada Nabi saw seribu kali maka ia tidak mati hingga Allah membahagiakannya dengan surga.
Barang siapa membaca sholawat kepada Nabi saw sepuluh kali maka Allah membaca sholawat untuknya 100 kali.
Barang siapa membaca sholawat kepada Nabi saw seratus kali maka tidak akan terkena Api neraka.
Barang siapa lupa membaca sholawat kepadaku maka ia salah menuju jalan surga.
Orang yang paling utama bersamaku pada hari qiyamat adalah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar